Menurut Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) No. 722/Menkes/PER/IX/88, natrium benzoat boleh ditambahkan pada bahan makanan atau minuman dengan dosis 1.000 mg/kg. [1] Efek samping penambahan natrium benzoat terlalu banyak pada makanan atau minuman adalah kejang-kejang, hiperaktif, serta penurunan berat badan yang pada akhirnya bisa

Koswara (2009), bahan pengawet yang diizinkan dan lazim ditambahkan pada produk saus sambal adalah natrium benzoat dan kalium sorbat. Pratiwi (2007), menyebutkan bahwa bahan pengawet jenis natrium benzoat dapat memperpanjang umur simpan saus dengan cara mendenaturasi protein pada dinding sel bakteri.

Natrium benzoat bekerja efektif pada pH 2,5-4 sehingga banyak digunakan pada makanan atau minuman yang bersifat asam (Winarno, 1980). Benzoat sering digunakan untuk mengawetkan berbagai pangan dan minuman seperti sari buah minuman ringan, saus tomat, saus sambal, selai, jeli, manisan, kecap dan lain-lain. Untuk menentukan kandungan pengawet natrium benzoat, maka terlebih dahulu dilakukan ekstraksi senyawa benzoat dalam suasana asam dengan kloroform sehingga terekstraksi sebagai asam
A. Awal Mula Penggunaan Natrium Benzoat sebagai Pengawet. B. Evolusi dan Peningkatan Penggunaannya di Industri Makanan. Fungsi Natrium Benzoat dalam Industri Makanan. A. Menghambat Pertumbuhan Mikroorganisme seperti Bakteri, Jamur, dan Ragi: B. Memperpanjang Umur Simpan Produk Makanan dan Minuman.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi keberadaan pewarna rhodamin B dan pengawet natrium benzoat pada saus tomat pentol di kota Palangka Raya. . 287 138 37 311 452 194 225 390

cara mencampur natrium benzoat pada sambal